CARA MEMBUAT PAGE NUMBER BERBEDA DI WORD 2010

Cara Membuat Page Number yang Berbeda di Microsoft Word

Pendahuluan

Microsoft Word adalah salah satu program pengolah kata yang paling populer digunakan di seluruh dunia. Banyak orang menggunakannya untuk membuat dokumen seperti makalah, laporan, atau proposal. Salah satu fitur penting yang ada dalam Word adalah kemampuan untuk membuat page number atau nomor halaman. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara membuat page number yang berbeda secara otomatis di Word.

Langkah 1: Membuka Dokumen di Microsoft Word

Langkah pertama dalam membuat page number yang berbeda di Word adalah membuka dokumen yang ingin Anda beri nomor halaman. Anda dapat menggunakan dokumen yang sudah ada atau membuat dokumen baru.

Jika Anda ingin membuat dokumen baru, buka Microsoft Word dan klik pada tombol “File” di pojok kiri atas layar. Kemudian pilih “New” untuk membuat dokumen baru. Pilih jenis dokumen yang Anda inginkan, seperti “Blank Document” atau “Resume”. Setelah itu, dokumen baru akan terbuka dalam jendela Word.

Langkah 2: Mengatur Format Page Number

Setelah dokumen terbuka, langkah berikutnya adalah mengatur format page number yang berbeda. Anda dapat memilih untuk menggunakan angka Arabic atau Romawi, huruf, atau kombinasi dari keduanya.

Untuk mengatur format page number, klik pada tab “Insert” di bagian atas layar. Kemudian, cari grup “Header & Footer” dan klik tombol “Page Number”. Dalam menu dropdown, pilih opsi “Format Page Numbers”.

Sebuah kotak dialog akan muncul, memungkinkan Anda untuk memilih format yang diinginkan. Pilih format yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan klik “OK”.

Langkah 3: Menambahkan Page Number yang Berbeda

Selanjutnya, kita akan menambahkan page number yang berbeda ke setiap bagian dokumen. Ini berguna jika Anda memiliki bagian-bagian yang berbeda, seperti pengantar, isi, dan lampiran, yang membutuhkan penomoran halaman yang berbeda.

Untuk menambahkan page number yang berbeda, klik pada halaman pertama bagian yang ingin Anda atur page number-nya. Misalnya, jika Anda ingin mengatur page number untuk pengantar, klik pada halaman pertama dari pengantar.

Setelah itu, klik kembali pada tab “Insert” di bagian atas layar dan pilih “Page Number” dari grup “Header & Footer”. Dalam menu dropdown, pilih opsi “Page Margins” atau “Current Position” tergantung pada preferensi Anda.

Jika Anda memilih “Page Margins”, page number akan muncul di luar area cetak pada bagian atas atau bawah halaman. Jika Anda memilih “Current Position”, page number akan muncul pada posisi saat ini pada halaman.

Setelah Anda memilih opsi yang diinginkan, pilih format page number yang Anda inginkan. Anda juga dapat memilih untuk tidak menampilkan nomor pada halaman pertama bagian tertentu dengan mencentang kotak “Different First Page”.

Langkah 4: Mengatur Urutan Page Number

Jika Anda memiliki beberapa bagian dengan page number yang berbeda, Anda juga perlu mengatur urutan page number agar menjadi berurutan. Misalnya, jika Anda memiliki 3 bagian dengan page number, Anda ingin page number pada bagian pertama dimulai dari 1, page number pada bagian kedua dimulai dari 1 juga, dan seterusnya.

Untuk mengatur urutan page number, klik pada halaman pertama dari bagian kedua. Misalnya, jika bagian pertama adalah pengantar, klik pada halaman pertama dari bagian isi.

Kemudian, kembali ke tab “Insert” dan pilih “Page Number” dari grup “Header & Footer”. Dalam menu dropdown, pilih opsi “Format Page Numbers” seperti yang dilakukan pada Langkah 2.

Dalam kotak dialog “Format Page Numbers”, pilih “Start at” dan masukkan nomor yang sesuai untuk halaman pertama dari bagian tersebut. Jika page number pada bagian sebelumnya berakhir dengan nomor 5, misalnya, ketikkan 6 pada kotak “Start at”. Kemudian klik “OK”.

Simulasi paragraph

Pada bagian pengantar, kita dapat menggunakan angka Romawi untuk page number, seperti I, II, III, dan seterusnya. Ini memberikan sentuhan klasik dan formal pada dokumen. Sedangkan pada bagian isi, kita dapat menggunakan angka Arabic, seperti 1, 2, 3, dan seterusnya. Ini memberikan penomoran halaman yang lebih umum dan mudah dibaca.

Pada bagian lampiran, kita dapat menggunakan kombinasi angka Arabic dan huruf. Misalnya, halaman pertama lampiran dapat diberi page number “A-1”, halaman kedua “A-2”, dan seterusnya. Ini memberikan penomoran yang unik dan membedakan lampiran dari bagian utama dokumen.

Kesimpulan

Membuat page number yang berbeda secara otomatis di Microsoft Word 2010 adalah relativ mudah. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat dengan cepat dan mudah mengatur format page number yang berbeda dan menambahkannya ke dokumen Anda.

Anda dapat mengatur page number yang berbeda untuk setiap bagian dokumen, seperti pengantar, isi, dan lampiran. Anda juga dapat mengatur urutan page number agar menjadi berurutan dengan menggunakan fitur “Format Page Numbers”.

Dengan memanfaatkan fitur ini, Anda dapat menampilkan penomoran halaman yang sesuai dengan struktur dan konten dokumen Anda. Hal ini tidak hanya berguna dalam memberikan referensi dan navigasi yang mudah bagi pembaca, tetapi juga dapat meningkatkan tampilan dan profesionalisme dokumen Anda.

Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu Anda dalam membuat page number yang berbeda di Microsoft Word. Sampai jumpa di artikel menarik lainnya!